• IAIN Palangka Raya
  • TIPD
  • IAIN Palangka Raya

Selasa, 28 Februari 2017

Koordinasi NIDN DTBP

Palangka Raya - Setiap Pendidik (dosen) di Perguruan Tinggi perlu tercatat. Pencatatan secara legal atau bisa dikatakan legalitas dosen di Perguruan Tinggi adalah melalui Registrasi dosen untuk mendapatkan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) atau Nomor Urut Pendidik (NUP).
Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) merupakan nomor induk yang diterbitkan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk dosen yang bekerja penuh waktu dan tidak sedang menjadi pegawai pada satuan administrasi pangkal/instansi yang lain. Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) adalah nomor induk yang diterbitkan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk dosen/instruktur yang bekerja paruh waktu atau dosen yang bekerja penuh waktu tetapi satuan administrasi pangkalnya di instansi lain dan diangkat perguruan tinggi berdasarkan perjanjian kerja. Sedangkan Nomor Urut Pendidik (NUP) adalah nomor urut yang diterbitkan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk Dosen, Instruktur, dan Tutor yang tidak memenuhi syarat diberikan NIDN atau NIDK.
Dalam hal ini, NIDN diberikan kepada dosen yang bekerja penuh waktu, yaitu Dosen dengan status kepegawaian Dosen Tetap. Dosen tetap di Perguruan Tinggi Negeri terkomposisi sebagai dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Dosen Tetap Bukan PNS (DTBP). Kedua dosen dengan status kepegawaian PNS maupun DTBP memiliki hak sama untuk memperoleh NIDN. Dan dosen yang memiliki NIDN memiliki kewajiban yang sama juga.
Terkait dengan hal ini, UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) melakukan koordinasi pengajuan NIDN bagi DTBP dengan mengundang seluruh DTBP dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga untuk memberikan arahan awal. Koordinasi dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 28 Februari 2017 jam 09.00-11.00 WIB di Laboratorium Komputer UPT TIPD. Dari 28 Dosen Tetap Bukan PNS di IAIN Palangka Raya, ada 21 DTBP yang dapat menghadiri kegiatan ini. Sedangkan lainnya berhalangan hadir karena sedang mengajar dan ada yang berada di luar kota.
“NIDN untuk DTBP telah dikoordinasikan seluruh PTKIN melalui Forum Rektor. NIDN sangat berguna untuk memperkuat program studi, sehingga sangat perlu untuk segera diajukan untuk mendapatkan NIDN”, ungkap Dr. H. Abdul Qodir, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga dalam sambutan dan arahan awal koordinasi pengajuan NIDN DTBP.
Dalam kesempatan ini, H. Mukhlis Rohmadi, M.Pd., Kepala UPT TIPD menjelaskan beberapa hal terkait pengajuan NIDN, mulai dari persyaratan pengajuan hingga hak dan kewajiban dosen setelah memiliki NIDN. “Setiap dosen wajib mempunyai registrasi Pendidik berupa NIDN, NIDK ataupun NUP, sehingga kami perlu menjelaskan kepada DTBP hal tersebut. Beberapa waktu lalu karena belum adanya regulasi pengajuan NIDN bagi DBTP  Kemenag maka kami belum mengajukan. Informasi saat ini bulan Maret bisa diajukan sehingga kami meminta DTBP menyiapkan syarat yang diperlukan”, penjelasan dari Mukhlis.
Kegiatan tersebut sebelum ditutup diadakan diskusi dan tanya jawab beberapa hal terkait pengajuan NIDN oleh DTBP kepada tim teknis UPT TIPD. Akhirnya kegiatan ditutup dengan penyerahan syarat NIDN yang telah disiapkan kepada UPT TIPD.

^KRR^

Kontak Kami

Masukan dan Kritikan Anda sangat berharga bagi Kami


Silakan menghubungi kami melalui kontak kami,
atau Anda dapat mengirim pesan melalui kontak pesan di bawah ini.
Saran dan masukan Anda sangat berharga bagi kami untuk peningkatan layanan kami.
salam hangat
UPT TIPD.


Mohon berkomentar dengan santun. Terima kasih.

Alamat

Gedung Laboratorium Terpadu Lt. 2 Kampus IAIN Palangka Raya
Jl. G. Obos Kompleks Islamic Centre Palangka Raya KP 73112

Telepon / SMS / Whatsapp

+(62) 858 2108 3000

Peta